Advertisement
1DAYSOCIAL | Kesehatan kulit merupakan hal yang harus kita rawat, kulit adalah organ tubuh manusia yang paling luar dan sering terlihat oleh orang lain sehingga kita harus merawat kesehatan kulit kita, penyakit yang sering terjadi pada kulit manusia adalah penyakit eksim.
Apa itu Eksim
Penyakit Eksim atau Eksema sendiri mempunyai dua jenis yaitu Eksim basah dan Eksim kering, lalu apa perbedaan nya? Kita mulai dari Eksim Kering terlebih dahulu.
1. Eksim Kering
Eksim kering adalah jenis dari penyakit eksim atopik (dermatitis atopik). Kondisi ini sering dialami oleh anak-anak dan kambuh-kambuhan remaja hingga dewasa. Akan tetapi, sebagian eksim kering juga dapat terjadi pada orang dewasa dan lansia yang sebelumnya tidak pernah mengalami penyakit serupa.
Penderita eksim kering juga mungkin mengalami gejala berikut ini:
- Kulit menjadi lebih tebal dan pecah-pecah. Kulit kering dan bersisik.
- Kulit bengkak atau muncul benjolan kecil berisi cairan dan dapat pecah kapan saja, terutama jika digaruk.
- Pada bayi dan anak-anak, kambuhnya gejala eksim kering dapat membuat mereka menjadi rewel dan gelisah karena gatal yang berat.
2. Eksim Basah
Eksim basah sering dianggap sebagai penyakit kulit sepele dan diobati dengan cara yang salah. Padahal, pengobatan eksim basah harus disesuaikan dengan penyebabnya. Jika pengobatan nya salah, eksim basah justru akan semakin memburuk.
Penyakit kulit Eksim basah memiliki gejala seperti berikut ini:
- kulit berupa luka atau koreng yang terlihat basah, berair, atau bahkan mengeluarkan nanah.
- Borok
Cara Mengatasi Eksim Pada Kulit
Ada beberapa perawatan yang harus diperhatikan untuk mengatasi terjadi penyakit eksim pada kulit untuk yang sehat dan belum pernah terkena eksim yaitu:
1. Jangan di garuk
Jika digaruk, eksim basah akan semakin parah dan dapat timbul luka. Eksim yang digaruk juga berisiko terinfeksi, sehingga akan lebih sulit diobati. Perhatikan juga kuku jari Anda. Apabila kuku Anda panjang dan tajam, sebaiknya Anda memotong kuku dan membersihkannya agar tidak berpotensi melukai kulit dan menimbukan infeksi.
2. Selalu membersihkan Kulit
Kulit sehat dan sering dibersihkan dengan sabun ataupun pembersih kulit tidak akan mengalami penyakit Eksim, jadi sering-sering membersihkan Kulit.
3. Tutup luka eksim basah di kulit
Supaya kulit yang terkena eksim tidak semakin parah atau infeksi, disarankan untuk menutupnya menggunakan perban. Ganti perban setidaknya 1 kali sehari atau setiap kali perban tampak basah dan kotor. Saat mengganti perban, Anda bisa memberikan kompres dingin pada eksim basah untuk meringankan gatal.
Cara Mengobati Eksim Dengan Herbal dengan Bumbu Dapur
1. Bengkuang
Sediakan biji bengkuang sebanyak empat sendok makan, tepung belerang sebanyak tiga sendok makan dan minyak kelapa sebanyak dua sendok makan. Dua bahan tersebut ditumbuk dan tambahkan dengan minyak kelapa. Aduk rata lalu oleskan di bagian kulit yang memiliki eksim. Lakukan dua kali dalam sehari untuk mendapat manfaat maksimalnya.
2. Daun Kecubung
Siapkan daun kecubung sebanyak tiga lembar serta minyak kelapa. Cuci daun kecubung dan tumbuk sampai lumat. Tambahkan beberpaa tetes minyak kelapa, aduk rata. Panaskan ramuan salep ini dan oleskan di bagian kulit yang terkena eksim. Kunyit serta asam jawa dapat pula digunakan sebagai obat eksim. Cara mengolahnya cukup sederhana. Siapkan kunyit sebanyak dua rimpang serta daun asam jawa sebanyak satu genggam.
3. Minyak Kelapa
Minyak kelapa sebagai obat eksim herbal karena mengandung vitamin K dan E serta asam laurat yang dapat meredakan gatal dan memberikan efek sejuk di kulit yang meradang. Selain itu, khasiat antijamur, antibakteri, dan antioksidan dari minyak kelapa juga sekaligus bekerja menghalau risiko infeksi pada kulit penderita eksim.
4. Lidah Buaya
Lidah buaya memiliki segudang khasiat yang menjadikannya efektif sebagai obat eksim alami. Sebagai contoh adalah zat antiradangnya yang dapat membantu menenangkan rasa gatal sekaligus sensasi panas pada kulit terdampak eksim. Ditambah lagi, sifat antimikroba lidah buaya dapat mencegah infeksi lebih lanjut pada kulit. Kelebihan lidah buaya sebagai obat eksim tradisional antara lain juga dapat menghidrasi kulit dan menjaga agar tetap lembab.
5. Garam
Potensi manfaat garam untuk eksim akan terasa lebih optimal jika digunakan saat mandi. Garam memiliki kandungan natrium yang akan menarik sebagian limbah keluar melalui pori-pori kulit. Pada saat yang bersamaan, natrium juga bersifat menyerap air untuk bantu menjaga kelembapan kulit Anda. Dengan begitu, area kulit yang cenderung kering bersisik dapat menjadi lebih terhidrasi dan kenyal. Untuk menggunakannya sebagai obat eksim tradisional, campurkan 230 gram (1 gelas belimbing) garam Himalaya ke dalam bak mandi berisi air kira-kira 12 liter. Rendam tubuh Anda selama 10 menit supaya mineral dalam garam bisa terserap sempurna ke dalam kulit.
6. Madu
Madu memiliki anti-inflamasi dan antibakteri alami yang sudah dikenal sebagai obat sejak berabad-abad yang lalu. Bahan madu alami ini juga sangat berguna untuk meredakan penyakit eksim. Dikarenakan sifatnya yang anti inflamasi dan anti bakteri madu dapat melawan infeksi, meredakan luka kulit dan mempercepat penyembuhan luka. Pastikan jika madu yang kamu pakai adalah madu murni lalu oleskan pada kulit yang mengalami peradangan.
